Halaman Muka

e-Book

Mengubah TINJA menjadi CINTA

Sebuah E-Book untuk Pencerahan Diri untuk Menghadapi Kegagalan, Kemiskinan dan Musibah. Insya Allah akan menjadi OBAT PENAWAR bagi keresahan diri. (Cover : T Pamungkas).

Sebuah E-Book Pencerahan Diri untuk Menghadapi Kegagalan, Kemiskinan dan Musibah. Insya Allah akan menjadi OBAT PENAWAR bagi keresahan, kegelisahaan  diri ketika menghadapi keadaan yang tidak menentu.

Harga  Rp.25.000 

Pemesanan E-book ini melalui SMS ke : 081271274232  Kirim Nama dan Email Anda. Transfer biaya pembelian E-Book  ke Nomor Rekening : 112-000-7812-444 Bank Mandiri Atas Nama : MUH IMRON SUPRIYADI (Lakukan Transfer setelah E-Book ini benar-benar terkirim di Email Anda). 

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Komentar Mereka tentang

e-Book REVOLUSI HATI untuk NEGERI

Ayahku Abdul Salam (alm) dan Ibuku Alfasanah

Ayahku Abdul Salam (alm) dan Ibuku Alfasanah

Abdul Salam (Alm) dan Alfasanah,  (Kedua orang tua Penulis)

Saya tidak tahu persisnya kapan buku ini mulai ditulis. Sebab sejak tamat SD Muhammadiyah I Borobudur Magelang, anak saya lebih banyak di rantau ketimbang hidup bersama kami. Tetapi setelah kami hijrah ke Pulau Sumatera tahun 1989, yang kami tahu, sejak mahasiswa, setiap anak saya pulang kampung kami di rantau, (Desa Telatang Kecamatan Merapi, Kabupaten Lahat Sumsel), hampir waktunya dihabiskan untuk menulis. Sepertiga malam saya terbangun, saya melihat dia masih menulis. Sekali-sekali dia keluar rumah, keluar kota, keluar pulau untuk beberapa hari, kemudian kembali, dan duduk untuk menulis…menulis dan menulis tanpa henti.

========================================================

Pustrini Hayati, S.Pd.I

Pustrini Hayati, S.Pd

Pustrini Hayati, S.Pd.I (Istri Penulis)

Saya bersyukur, karena saya orang pertama yang dipercaya untuk membaca naskah ini sebelum akhirnya menjadi e-book dan kelak jadi buku. Suami saya hanya bilang agar saya harus membaca naskah buku ini sebelum orang lain membacanya.  “Bunda, ayah minta restumu untuk menerbitkan naskah ini menjadi buku. Untuk itu tolong baca naskah ini sampai tuntas,” katanya suatu malam.

==============================================================

Andarwin & Marni

Andarwin & Marni

Andarwin & Marni – Mertua Penulis  (Mantan Kades Sukaraja Kec. Muaradua Kisam OKU Selatan di Era Soeharto-SBY)

Awalnya saya tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh menantu saya. Sebab saya bukan orang yang paham dengan dunia tulis menulis. Tapi saya mendengar dari sejumlah orang, kalau menantu saya pekerjaannya menulis. Atau sebagian orang menyebut wartawan. Sampai e-book ini terbit, yang saya tahu menantu saya adalah “buku itu sendiri”. Sebab jauh sebelum buku ini terbit, saya sudah melihat langsung “wujud buku” ini dalam perilaku keseharian menantu saya, sejak Imron belum menjadi menantu secara resmi melalui KUA.

========================================================

Ulil abshar Abdala - Cendekiawan Muslim

Ulil Abshar Abdalla  

Renungan yang menarik dibaca tentang pengalaman-pengalaman kecil, kadang sederhana, dalam kehidupan sehari-hari sang pengarang. Dia memberi makna kepada pengalaman hidup sehari-hari yang tampaknya sederhana, tetapi, setelah direnungkan lebih jauh, mengandung “tambang” makna yang kaya.

(Ulil Abshar-Abdalla, Intelektual Muslim)

=============================================================

Aini Fauziyah

Aini Fauziyah

Revolusi Hati untuk Negeri karya Imron Supriyadi, begitu menggugah hati saya. Bagaimana tidak? Baru membaca kalimat awalnya saja, saya langsung menyadari betapa peristiwa yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari adalah cermin diri untuk belajar sekaligus koreksi. Bahwa di setiap peristiwa kehidupan ada sebuah makna dan kasih sayang Ilahi untuk kita resapi. Buku ini wajib Anda baca! Tak peduli berapa pun usia Anda. Karena Anda akan menjadi semakin cerdas diri serta bijak hati.”

Ainy Fauziyah, CPC, Leadership Motivator (AINY COACHING PT. AIFA GLOBALINDO)

==============================================================

Putu Wijaya

Putu Wijaya

Melihat, menerima, merasakan, memikirkan dan kemudian menuliskan sesuatu dengan sudut pandang baru, adalah bagian dari kreativitas. Imron Supriyadi menggenjot  itu di dalam Revolusi Hati ini, sehingga hal-hal kecil yang seringkali terlewatkan begitu saja, menjadi ilmu. Ia sudah melakukan akrobatik pemahaman dengan membalikkan kelemahan jadi kekuatan dan merayakan kekalahan sebagai kemenangan, Ia sudah bertapa dalam sebutir debu.

(Putu Wijaya, Budayawan)

=================================-

Prof DR H Jalaludin

Prof DR H Jalaludin

Gejala dan peristiwa adalah wujud yang tersurat. Bersifat empiris, dan teramati secara kasat mata. Hikmah adalah sesuatu yang tersirat berada di balik yang wujud. Ia hanya bisa diamati oleh mata hati, dan dimaknai dengan menggunakan  kearifan. Buku Revolusi Hati untuk Negeri, mengajak pembaca ke arah pemaknaan seperti itu. Menyingkap tabir wujud di balik yang tersurat.

(Prof.Dr.H.Jalaluddin, Guru Besar IAIN Raden Fatah Palembang) 

————————————————————–

Masduki (Adink)

Masduki (Adink)

Tulisan-tulisan dalam buku ini menggambarkan sebuah petualangan emosi,  mewakili fenomena empirik yang satir, kusamnya kehidupan, namun tetap menyimpan misteri mukjizat Tuhan di sebuah kampung bernama Sumatera Selatan. Pembaca diajak mengikuti pengalaman spiritual penulis yang diutarakan secara lugas, kritis, nakal, reflektif, sarat makna bagi kehidupan sosial orang biasa.

Masduki, M.Si, MA(Direktur Program dan Produksi LPP RRI Pusat 2010-2015)  Anggota Majelis Etik Aliansi Jurnalis Independen, Indonesia, 2011-2013.)

————————————————————–

 Make-Things-Happened

Sebuah buku yang penuh dengan inspirasi dan motivasi yang akan merevolusihati para pembacanya.

Haryanto Kandani,
(Indonesia’s 1 Achievement Motivator & Penulis Buku Best Seller The Achiever)

————————————————————–

Sunudyantoro

Sunudyantoro

Sunudyantoro, Jurnalis Majalah Tempo

Inilah buku tentang hikmah. Imron saya kira adalah pencatat yang baik. Ia menyusun pengalaman sehari-hari dengan bahasa mengalir. Pengalaman kecil dan pengalaman besar dalam hidupnya, ia rangkai dalam buku. Ini semacam kodifikasi pengalaman hidup. Lalu, ia kemas itu semua pengalaman itu menjadi rangkaian mutiara hikmah.

Imron ingin menunjukkan, dia adalah orang biasa. Yang bisa marah, bisa cemas, bisa khawatir, bisa putus asa dan sejenisnya.  Tapi, melalui pengalaman kecil dan pengalaman besar itu, ia mengajak pembaca untuk tidak sekadar berhenti dalam murung dan gelap. Ia ingin membawa kita semua bahwa sesuatu yang gelap, yang pahit, bisa menjadi sesuatu yang baik dan manis. Syaratnya, sabar dan cerdas mengambil hikmah.

Buku ini juga mengajak kita semua untuk terus mengasah batin, terus memoles mata hati agar jernih melihat semua persoalan. Kekayaan materi, adalah penting. Tapi, ada yang lebih bermakna, yaitu kekayaan batin. Sebaliknya, miskin harta bukan berarti kiamat. Kita semua bisa bahagia, bisa gembira dengan segala kekurangan kita. Asal, cerdas dan bijak.

==============================================================

Ian Sancin

Ian Sancin

Ian Sancin (Penulis Novel Trilogi “Yin Galema” dan “Arai”)

Kumpulan tulisan pendek Imron Supriyadi; opini dan apresiasi dari pengalaman pribadi dan sekitarnya. Sebuah renungan menarik, mengajak untuk tak melupakan hal-hal kecil yang memungkinkan menjadi kesalahan besar bagi kita. Semoga bermanfaat.

==============================================================

Liston P Siregar

Liston P Siregar

Liston P Siregar, Jurnalis BBC London dan Editor www.ceritanet.com

Tak banyak orang di zaman iPad, Facebook, dan Google yang masih yakin pada hubungan langsung Tuhan dan manusia. Imron Supriyadi adalah salah seorang dari yang sedikit itu. Lebih sedikit lagi adalah yang rajin menulisnya. Imron Supriyadi melakukannya, dan tanpa banyak ‘minyak’ –kata orang Medan. Jadi tak perlu pretensius, juga tak harus puitis, atau sok intelek, karena hubungan Tuhan yang langsung dengan umatnya itu terjadi dalam kehidupan sehari-hari: polos tanpa kemasan, seperti dalam Kehilangan Adalah Kasih Sayang atau Sedang Tuhan pun Mengutus Ayam maupun Rugi Satu Juta Adalah Kebahagiaan. Dan sebenarnya, dalam semua tulisannya walau dengan kadar beragam, Imron jelas perkasa dalam soal ini dan semoga terus menjaga hubungan langsung dengan Tuhan dan tetap rajin menulisnya, tanpa banyak ‘minyak’.

==============================================================

D Azrevi Rangkuti

D Azrevi Rangkuti

Kumpulan naskah Revolusi Hati untuk Negeri merupakan sebuah karya tulis yang sangat menggugah sekaligus menginspirasi kita. Imron telah menemukan makna kebahagiaan sejati lewat dialog batin yang kental dengan Sang Pencipta, Allah SWT. Di tengah hiruk pikuk kehidupan dunia yang serba materi, kekuatan hati merupakan pilihan yang harus kita jadikan sebagai penyeimbang. Bacalah buku ini, temukan hati!

Dharma Azrevi Rangkuti, CSR, PT. Bukitasam Transpacific Railways

============================================================

Dr Tarech Rasyid, M.Si

Dr Tarech Rasyid, M.Si

Buku ini menarik karena sarat dengan refleksi filosofis mengenai  “manusia-ada-bersama-dunia”. Refleksi filosofis ini tercermin dari renungan penulis atas peristiwa kehidupan keseharian yang biasanya luput dari perhatian kita, sehingga realitas kehidupan yang terhampar di sekitar kita hadir begitu saja tanpa makna. Padahal, realitas di sekitar kehidupan kita itu merupakan teks yang kaya akan nilai-nilai, bila direnungi secara mendalam atau dikupas-kuliti melalui kekuatan berpikir. Nilai-nilai yang tersembunyi dibalik peristiwa kehidupan inilah yang disajikan di dalam buku ini, dan nilai-nilai tersebut  mengkonfirmasikan kepada kita bahwa “manusia-berada-di dunia” haruslah senantiasa berpikir positif, rasional dan optimis dalam rangka melakukan perubahan diri dan perubahan realitas.

(Dr. Tarech Rasyid, M.Si, Aktifis dan Akademisi di Palembang, Koordinator Sekolah Demokrasi (YPI-KID) di Banyuasin, Ogan Ilir dan Prabumulih)

==============================================================

Satrio Aris Munandar

Satrio Aris Munandar

Melalui bukunya, Imron Supriyadi menunjukkan, hikmah dan kebijaksanaan sebenarnya bisa diperoleh bukan dari teori yang muluk-muluk, tetapi justru dari kehidupan keseharian kita, yang sekilas terlihat biasa-biasa saja. Di sinilah terlihat kebesaran dan keadilan Allah SWT, yang memberi kesempatan pada setiap manusia untuk belajar dari kehidupannya sendiri.

(Satrio Arismunandar, Eks – Executive Producer, News Division Trans TV)

————————————————————–

Yudhi Fahrian

Yudhi Fahrian

Yudi Fahrian, SH,MH, (Mantan Universitas IBA Palembang)

Diinspirasi dari buku “La Tahzan” sebagai buku kategori pencerahan hati (An-Nafsu Al-Muthma Innah), Revolusi Hati mengajak kita hijrah sebagai mahluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna untuk menjadi mahluk paripurna. Guna menggapai puncak keparipurnaan sebagai khalifah di muka bumi , kita butuh  keikhlasan dan kepasrahan yang total. Adakah kita mampu menjadi “murid pertama” bagi Revolusi Hati untuk Negeri?

=====================================

Arief Maulana

Arief Maulana

Arief Maulana,  (Blogger dan Internet Marketer, Penulis buku “You Are The Best Motivator”)

Sekolah yang paling luar biasa adalah sekolah kehidupan. Begitu pun dengan guru-gurunya, bisa siapa saja. Bahkan tidak hanya berwujud manusia, bisa juga berupa pengalaman hidup yang spesial diberikan oleh Tuhan untuk memberikan pelajaran terbaik kepada kita. Melalui buku Revolusi Hati, saya seakan mendapatkan banyak pelajaran-pelajaran hidup dari sekolah kehidupan melalui pengalaman Mas Imron.

Lewat kisahnya yang santai, mengalir, namun sarat makna, memberikan kita pencerahan dan arah untuk benar-benar melakukan Revolusi Hati. Mengubah hati kita menjadi lebih baik dan lebih dekat pada Sang Pencipta.

=============================================================

Sutrisman Dinah

Sutrisman Dinah

Sutrisman Dinah (Redaktur Senior Harian Umum Sriwijaya Post, Palembang)

Membaca tulisan Imron, kita bagaikan diajak mengembara di alam proses berpikir. Mengembara tanpa tujuan, karena pengembaraan itu sendiri yang diinginkan. Mudah-mudahan, dia tanpa menyadari bahwa hanya dengan banyak mengembara, pengetahuan akan terus bertambah.  Dia keluar  dari alam teori mainstream  tentang menulis yang baik dan mudah dimengerti.

=====================================

Nurhayat Arief Permana

Nurhayat Arief Permana

Nurhayat Arif Permana (Penyair, Direktur Tavern Art Work Palembang)

Mengenal Imron Supriyadi selama puluhan tahun, akhirnya kita tahu bahwa dia selalu menempatkan setiap persoalan pada porsi yang tepat. Konsisten, istiqomah, percaya diri dan memahami hubungan dirinya dengan Tuhan dan makhluk lain. Buku ini adalah refleksi cara pikir dan cara pandang Imron dalam melihat persoalan hidup sehari-hari. Dan memang—sebagaimana yang dia tulis pada pengantar buku ini–sejatinya, Imron seorang provokator

==============================================================

Suterisno SE

Suterisno SE

Soetrisno (Pelaku Seni di Palembang) 

Membaca teks dalam buku ini kita kemudian dibenturkan dengan akal sehat orang kebanyakan. Sebab di beberapa tulisannya yang merupakan refleksi kehidupan penulis, atau juga sebagian pengalaman orang lain, penulis sengaja menumpahkan logikanya dalam pandangan yang jauh dari pemikiran sebagian orang. Kita seringkali melihat semua peristiwa buruk, dengan kacamata negatif. Sementara dalam buku ini penulis mengajak kita untuk memahami ragam peristiwa kehidupan dari sudut pandang yang lain, keluar dari akal sehat orang. Penulis sedang memaksa kita untuk memahami persoalan hidup dari semua sisi : depan, belakang, atas, samping dan dari mana saja. Namun dari sanalah kita kemudian akan menemukan makna kedalaman tullisan ini.

============================================================

Rudy Liem

Rudy Liem

Buku ‘Revolusi Hati untuk Negeri’ berisi banyak kisah dan pengalaman hidup sang penulis yang penuh makna dan akan memberikan inspirasi untuk hidup yang lebih bermakna. Bacalah dan ciptakan hidup Anda yang menakjubkan.

Rudy Lim – “Sang Inspirator” (Inspirator Muda No.1 Indonesia, Social Entrepreneur, Personal Success Coach Penulis Buku Best Seller ‘Attitude is Everything’ dan Founder of The Winners Club)

============================================================

Ellizabet Collins

Ellizabet Collins

Kumpulan tulisan tentang kejadian-kejadian sehari-hari di Sumatera Selatan ini mengajak saya membayangkan sebuah masa depan yang lebih baik. Imron Supriyadi mengingatkan bahwa jiwa manusia senantiasa berada dalam
pencarian makna kehidupan dan selalu berusaha untuk menerapkan nilai-nilai agama. Semoga pembaca sekalian terinspirasi setelah membaca refleksi mendalam ini.

(Elizabeth Collins, Profesor di Ohio University Amerika)

=========================================

==============================================================

Nana Eka Nugraha

Nana Eka Nugraha

Nana Eka Nugraha (Pemimpin Umum Harian Umum Kabar Sumatera(www.kabarsumatera.com)

Melihat dibalik sebuah peristiwa sangat jarang dilakukan bagi setiap orang. Tetapi Buku ini, menjadi bagian penting untuk mengajak setiap hati melihat di balik peristiwa, bukan dengan kekesalan, hujatan atau bahkan keputusasaan. Imron, sedang mengajak kita untuk mengendapkan semua persoalan duniawi melalui hati, sebagai sumber dari segala kebijakan mahluk, sehingga menumbuhkan kesadaran, kehambaan kita di mata Tuhan, bahwa kita hanya menjadi pelaku di bumi (Khalifah), sementara tentang hasil, semua menjadi keputusan-Nya.

==============================================================

Triono Junaidi (Mas Teje)

Triono Junaidi (Mas Teje)

Saya kenal Imron secara langsung, karena dia pernah bekerja satu atap dengan saya di Harian Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group). Ide dan pemikirannya liar. Saya suka itu, tetapi pemikiran liarnya, terkadang sulit dipahami oleh orang-orang yang kerangka berpikirnya simpel, orang-orang yang malas memahami yang rumit-rumit. Imron adalah orang merdeka, berpikir merdeka, dan tak ada yang diragukan untuk melakukan sesuatu perubahan. Beberapa tulisannya yang dimuat di Harian Sumatera Ekspres, yang kebetulan saya pernah menjadi atasannya langsung, harus saya akui, dia hebat. REVOLUSI HATI, adalah cermin pemberontakannya. Imron adalah wartawan yang seniman.

T Junaidi (Teje) —(Direktur Sumatera Ekspres Mingguan dan  SUMATERA HARI INI, konseptor gaya advertorial SOCIETY Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group) seluruh Indonesia, Konseptor Koran Muda Xpresi (Jawa Pos Group) seluruh Indonesia. Penulis Buku Detik-Detik Menegangkan di Ruang Redaksi.  Penulis Novel Naga Pura dan Perempuan Sungai)

——————————————————————————————————–

Jumari Haryadi Kohar

Jumari Haryadi Kohar

Ir. Jumari Haryadi, Penulis buku Best Seller “Dahsyatnya Sabar, Syukur dan Ikhlas Muhammad SAW“, Trainer, Motivator dan Ketua Aliansi Penulis Indonesia (API) Jawa Barat.

Buku “Revolusi Hati untuk Negeri” karya Imron Supriyadi ini berkisah tentang kisah realita kehidupan yang penuh dengan hikmah.Membacanya membawa kita berada di dalam lautan peristiwa yang selalumelintas dalam kehidupan kita. Hanya jiwa yang benar-benar bersih dan peka yang bisa menyelami dan memahami arti kehidupan ini. Imron, Sang provokator sangat piawai dan bijak dalam memotret fenomena sosialyang ada disekitarnya. Dia berusaha mengajak pembaca melihat persoalan kehidupan dari berbagai sisi. Baginya, belajar makna kehidupan bisa dari siapa saja,tidak peduli dia pejabat atau hanya rakyat jelata. Perjalanan karirnya sebagai seorang jurnalis telah membuat mata batinnya setajam pedang dalam melihat realitas sosial yang penuh ketimpangan di negeri ini.Buku ini sangat menarik dan sarat dengan filosofi, sehingga bisa menjadi jendela hati dalam memandang potret sosial masyarakat yang sering termarjinalkan.

 

************************************************************************************

Informasi serupa dapat Anda baca DISINI.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s